Wednesday, May 29, 2013

Mari Bermain Dengan PEP/7

Pendahuluan

PEP/7 adalah sebuah mesin virtual yang digunakan kalangan akademisi untuk menjelaskan dan menyederhanakan bahasa komputasi terendah (baca: machine language). Sesuai namanya, PEP/7 memiliki 7 buah register.

Register-register dalam PEP/7 adalah:
  1. Status bits (NZVC)
  2. Index Register
  3. Program Counter
  4. Instruction Register
  5. Accumulator
  6. Base Register
  7. Stack Pointer
Berikut gambar simulator PEP/7
Format Instruksi

Sebuah instruksi dalam PEP/7 memiliki 2 bagian:
  1. 8 bit instruction specifier
  2. 16 bit operand specifier
 Berikut penjelasan dalam gambar
Instruction Specifier disusun dalam 3 bagian:
  1. Kode Operasi (Baca: Operation Code atau Opcode)
  2. Register Specifier. Register ini bernilai 0 jika register A (Accumulator) sedang dilibatkan dalam sebuah operasi dan bernilai 1 jika register X (indeX register) sedang dilibatkan.
  3. Addressing-mode Specifier. 2-bit addressing-mode specifier menjelaskan bagaimana menterjemahkan bagian operand part dari sebuah instruksi. Misal 00 untuk Immediate Addressing dan 01 untuk Direct Addressing.
Beberapa contoh instruksi:
Mari kita coba:
Kita akan menulis kata Hello pada layar.
Berikut instruksinya:
Keterangan
Instruksi 1: 
Menulis huruf H. Pada table Opcode, charakter output dikodekan sebagai 11100 (5 bit pertama dari instruction specifier). Bit ke 6 (yang berwarna hitam) berisi 0 artinya operand yang akan diambil adalah akumulator. Bit ke 7 dan 8 menunjukkan mode pengalamatan. Tertulis 00 yang berarti Immediate Addressing. Sehingga format lengkap dari instruction spesifier adalah 11100000 biner (atau E0 dalam hexa)
Operand Specifier berisi data yang akan ditampilkan. Karena kita akan menulis "H" (dalam ascii H dikodekan dengan 48) maka kita tulis 0048.

Begitu seterusnya sehingga kita mendapat data lengkap di memory adalah:
Sekarang saatnya kita tulis memory tersebut pada simulator PEP7. (Simulator dapat dicoba di http://www.rsu.edu/faculty/pmacpherson/programs/pep7.html).

Untuk memudahkan pembacaan, klik view hex sehingga bukan dalam format biner.
  1. Klik edit memory pada simulator
  2. Isikan Address (Hex) pada memory editor dengan 00 (kita menulis data pada alamat 00 di memory) dan Value (Hex) dengan E0
  3. Klik Set memory
  4. Ganti Address dengan 01 dan Value 00 (jangan lupa set memory)
  5. Ganti Address dengan 02 dengan 48 (jangan lupa set memory).
  6. Begitu seterusnya hingga 
Eksekusi
Untuk menjalankan rangkaian perintah yang telah kita masukkan dalam prosesor, kita bisa mengklik tombol paling kiri (saya tidak bisa bilang Fetch karena tombol ini akan berubah-rubah sesuai tahapan siklus instruksi).
Nah disinilah kita bisa melihat tahapan-tahapan siklus instruksi dalam sebuah prosesor. Siklus instruksi dalam sebuah prosesor adalah sebagai berikut:
  • Tahapan pengambilan (Fetch).
  •  Tahapan Penterjemahan instruksi (Decode).

  • Tahap Increment. (Klik saja).
  • Tahap Eksekusi (Execute).
  • Terus ulangi hingga seluruh rangkaian perintah selesai dijalankan dan output akhirnya adalah sebagai berikut:

Selamat mencoba.

Tuesday, May 28, 2013

Mematikan Direktori List di Apache2


Terkadang sebuah web sites memiliki banyak direktori (yang tersusun dalam directory tree) dan di dalam direktori tersebut terdapat beberapa file yang "tidak ingin" (baca: bukan tidak bisa) orang lain lihat. Cara rumitnya kita bisa membuat file index.php (atau index.html) supaya pengunjung "tidak bisa" melihat list file dan directory di dalamnya di setiap folder (directory) tersebut.



Cara ini bisa dibilang ampuh tapi sisi sulitnya, kita harus mencopy (membuat) file tersebut di setiap directory yang kita miliki. Hal ini merepotkan dan tidak praktis.

Kita bisa mendisable directory list di apache 2 dengan sedikit cara sederhana berikut:
  • Buka file /etc/apache2/sites-available/default
  • Cari bagian Options Indexes FollowSymLinks MultiViews kemudian hapus kata Indexes (atau tambahkan (-) di depan kata indexes tersebut
 
  • Simpan kemudian restart apache2 /etc/init.d/apache2 restart
  • Selesai


Nah masalah baru muncul, ada kalanya kita ingin membuat directory list di sebuah folder saja (folder yang lain kita tutup). Kita bisa membuat file index.php di folder tsb supaya menampilkan isi file (dan subfolder) di directory tersebut.
Berikut file index.php tsb (saya ambil dari (c) Kai Blankenhorn www.bitfolge.de kaib@bitfolge.de)


 Selamat mencoba...

Monday, May 27, 2013

Basic Oracle Query (Modul Praktikum SBD TF STTA)

Berikut contoh beberapa query pada oracle 11G. Tutorial ini saya gunakan untuk modul praktikum Sistem Basis Data jurusan Teknik Informatika STTA.


Friday, May 24, 2013

PHP: Membuat compiler online menggunakan shell_exec

Pendahuluan

PHP memiliki fungsi shell_exec untuk mengeksekusi perintah shell linux menggunakan PHP. Berikut contoh penggunaan fungsi shell_exec untuk meng-compile script bahasa C menggunakan PHP di mesin Linux Ubuntu 12.04. Tulisan ini kontradiktif dengan sistem keamanan di Linux. Jadi jangan diprotes kalo prosedur di bawah ini dipandang tidak aman. :)

Prerequisities

1. Daftarkan www-data pada /etc/sudoers
# nano /etc/sudoers
www-data ALL=NOPASSWD: ALL

maksudnya: www-data (user dari www) dapat menjalankan sudo tanpa password.

2. Matikan magic quota di php.ini
# nano /etc/php5/apache2/php.ini
magic_quotes_gpc = Off

maksudnya supaya karakter yang dimasukkan dalam form, tidak ditambahkan karakter macam-macam oleh PHP.

3. Restart apache-nya
# /etc/init.d/apache2 restart

Implementasi:

Halaman input.php
<form action=compile.php method=get>
nama file <input type=text name=nama_file><br>
script anda <br>
<textarea name=isi_script rows="4" cols="50"></textarea><br>
<input type=submit value=kirim>
<form>

Halaman compile.php
<?
$nama_file=$_GET['nama_file'];
$isi_script=$_GET['isi_script'];
echo "nama file = $nama_file<br>";
echo "isi_script = $isi_script<br>";

//output file
$output_file = str_replace('cpp','exe', $nama_file);
$buat_file = 'sudo touch '.$nama_file;
echo "$buat_file<br>";

//proses buat file
shell_exec($buat_file);

//proses permisi root
$permisi = "sudo chmod 777 ".$nama_file;
shell_exec($permisi);

//proses memasukkan content ke file
file_put_contents($nama_file,$isi_script);

//membuat file exe (proses compile)
$buat_exe = "sudo i586-mingw32msvc-gcc $nama_file -o $output_file";
echo "$buat_exe<br>";
$result = shell_exec("$buat_exe 2>&1");
echo "hasil = $result<br>";
?>

Selamat mencoba.

Thursday, May 23, 2013

PHP: Mengendalikan Mikrotik dengan API

Pendahuluan:


Penambahan aturan di Mikrotik dapat dilakukan menggunakan beberapa metode diantaranya menggunakan Winbox, SSH atau Telnet. Kita bisa menambahkan aturan-aturan baru di Mikrotik menggunakan aplikasi PHP. Tujuannya untuk memudahkan administrator menambah aturan di mikrotik berdasarkan SOP di institusi dan nantinya bisa dilakukan otomatis.

Prerequisities:
  • Pastikan Mikrotik membuka layanan API dan tidak ada rule input untuk user masuk lewat API. Pilih IP > Service menggunakan winbox seperti pada gambar:

Implementation


  • Contoh 1: Berikut contoh sederhana membuat aturan simple queue menggunakan PHP:

<?php

require('routeros_api.class.php');


// Ubah sesuai setting mikrotik Anda
define('MIKROTIK_IP', '192.168.0.1');
define('MIKROTIK_USERNAME', 'admin');
define('MIKROTIK_PASSWORD', '');
define('SERVER', 'all');
define('PROFILE', 'default');


$API = new routeros_api();
// Aktifkan debug
// $API->debug = true;

$nama = "Andi";
$ip = "192.168.1.2";
$limit = "50000/500000";

if ($API->connect(MIKROTIK_IP, MIKROTIK_USERNAME, MIKROTIK_PASSWORD))
{
$API->write('/queue/simple/add', false);
$API->write('=name='.$nama,false);
$API->write('=target-addresses='.$ip, false);
$API->write('=max-limit='.$limit, false);
$API->write('=disabled=no');

$ARRAY = $API->read();
//print_r($ARRAY);

}
$API->disconnect();

echo "<p>Aturan telah ditambahkan..<br>";
?>


-----------------------------------------------------------
  • Contoh 2: Berikut contoh sederhana melihat output torch:

<?php
require('routeros_api.class.php');

// Ubah sesuai setting mikrotik Anda
define('MIKROTIK_IP', '192.168.1.1');
define('MIKROTIK_USERNAME', 'admin');
define('MIKROTIK_PASSWORD', '12345');
define('SERVER', 'all');
define('PROFILE', 'default');

$src_address = "192.168.1.2";

$API = new routeros_api();
// Aktifkan debug
// $API->debug = true;

if ($API->connect(MIKROTIK_IP, MIKROTIK_USERNAME, MIKROTIK_PASSWORD))
{
 $API->write('/tool/torch', false);
 $API->write('=src-address='.$src_address, false);
 $API->write('=duration=2', false);
 $API->write('=interface=ether2-lokal', false);

 $ARRAY = $API->read();
 //print_r($ARRAY[$no]);
 echo "<p>";
 $source = $ARRAY[0]['src-address'];
 $tx = $ARRAY[0]['tx'];
 $rx = $ARRAY[0]['rx'];

 echo "source = $source<br>";
 echo "tx = $tx<br>";
 echo "rx = $rx<br>";
 echo "-------------------------------------<p>";

 }

$API->disconnect();
}

echo "<p>Selesai..<br>";
?>


-------------------------------------------------------------
  • Contoh 3: Menambah aturan NAT
<?php
require('routeros_api.class.php');

// Ubah sesuai setting mikrotik Anda
define('MIKROTIK_IP', '192.168.1.1');
define('MIKROTIK_USERNAME', 'admin');
define('MIKROTIK_PASSWORD', '12345');
define('SERVER', 'all');
define('PROFILE', 'default');

$API = new routeros_api();
// Aktifkan debug
$API->debug = true;

if ($API->connect(MIKROTIK_IP, MIKROTIK_USERNAME, MIKROTIK_PASSWORD))
{
$API->write('/ip/firewall/nat/add', false);
$API->write('=chain=srcnat',false);
$API->write('=src-address=192.168.90.0/24',false);
$API->write('=action=masquerade', false);
$API->write('=disabled=yes');

$ARRAY = $API->read();

}
$API->disconnect();

echo "<p>Selesai..<br>";
?>


Keterangan:
Script diatas digunakan untuk menambah satu aturan NAT yang klo di CLI (Command Line Interface) nulisnya:

ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.168.90.0/
24 action=masquerade disabled=yes 


Contoh2 lainnya bisa dilihat di:
http://wiki.mikrotik.com/wiki/API_PHP_class

Monday, May 20, 2013

Instalasi IBM Storage DS3000 pada Windows Server 2008

Pendahuluan
Saat pertama kali melihat IBM Storage DS3000 sumpah gak mudeng sama sekali. Konektor yang saya kenal hanya konektor RG 45 dan konektor power. Itupun ada 2 (mana yang harus saya tancapkan???).
Gak ada colokan monitor, PS2 maupun USB. Untung saja nemu tutorial di http://www.redbooks.ibm.com/redbooks/pdfs/sg247065.pdf

Tulisan ini hanya memudahkan untuk instalasi.
 

Enabling modul Mono di Ubuntu 12.04

Module mono digunakan oleh apache2 supaya apache2 dapat mengeksekusi script ASP.NET.

Preparation and Instalation
# sudo apt-get install libapache2-mod-mono mono-apache-server2
# sudo /etc/init.d/apache2 restart
# sudo a2enmod mod_mono
# sudo /etc/init.d/apache2 restart

Pembuatan VirtualHost
# sudo mkdir /var/www/ubuntu
# sudo gedit /etc/apache2/sites-available/ubuntu
Paste kode berikut. (Tips: Ketik ulang tanda petiknya karena kadang berubah format):

Alias /ubuntu "/var/www/ubuntu"
AddMonoApplications default "/ubuntu:/var/www/ubuntu"
<Location /ubuntu>
SetHandler mono
</Location>

Simpan file tersebut.

Enable VirtualHost
# sudo a2ensite ubuntu
# sudo /etc/init.d/apache2 restart

Pembuatan File ASP.NET
# gedit /var/www/ubuntu/coba.aspx
Paste contoh script ASPX berikut (jangan lupa ketik ulang tanda petiknya):
<% Response.Write("Ini script ASP.NET pertamaku!"); %>

Testing
Jalankan browser dan ketik di address bar-nya: http://localhost/ubuntu/coba.aspx

Referensi
http://ubuntuexperiment.wordpress.com/2009/01/29/running-aspnet-applications-in-ubuntu-using-modmono/
tested on: ubuntu 12.04 with apache2

Ubuntu 12.04 + PHP5 + Oracle XE + OCI8


Untuk berkomunikasi dengan oracle-xe, PHP5 membutuhkan modul OCI (Oracle Call Interface).
Berikut langkah2 menginstall modul OCI8 pada Ubuntu 12.04 + oracle-xe:

Preparasi:
  1. oracle-xe.deb
  2. basic-10.2.0.5.0-linux.zip
  3. sdk-10.2.0.5.0-linux.zip
  4. Apache 2, PHP (with pear and php5-dev)‏

Install oracle-xe
  1. Menginstall oracle-xe tidak terlalu sulit. Cukup double click file oracle-xe_10.2.0.1-1.1_i386.deb dan ikuti prosesnya
  2. # sudo /etc/init.d/oracle-xe configure
  3. Specify port: 8080 (atau terserah anda). 
  4. Password: Password : up_2_u
  5. Confirm : up_2_u
  6. Start on boot : Y
  7. coba buka http://localhost:8080/apex
  8. Buat tabel sederhana misalnya: mahasiswa dengan field: NIM dan NAMA
  9. Ini beberapa record: Misalnya: 09030001 Andi dan 09030002 Budi

Instalasi OCI8
Bagian ini yang cukup sulit terutama menyesuaikan versi instantclient yang cocok untuk versi oracle yang digunakan
  1. Setelah basic dan SDK (zip) sudah di download, extractlah mereka ke directory /opt
  2. # sudo unzip -o basic-10.2.0.5.0-linux.zip -d /opt
  3. # sudo unzip -o sdk-10.2.0.5.0-linux.zip -d /opt
  4. # sudo ln -s /opt/instantclient_10_2/libclntsh.so.10.1 /opt/instantclient_10_2/libclntsh.so
  5. # sudo pecl install oci8
  6. tambahkan: instantclient,/opt/instantclient_10_2
  7. registrasikan modul oci8.so
  8. # sudo sh -c "echo 'extension=oci8.so' > /etc/php5/conf.d/oci8.ini "
  9. tambahkan extension=oci8.so pada file php.ini (gedit /etc/php5/apache2/php.ini)
  10. # sudo /etc/init.d/apache2 reload

Testing
  1. Gunakan phpinfo untuk melihat apakah PHP anda sudah mengaktifkan modul OCI8
  2. Membuat script PHP (coba_oracle.php) untuk mengakses table mahasiswa di oracle tadi:
<?php
$conn = oci_connect('system', 'up_2_u', 'localhost/XE');
if (!$conn) {
    $e = oci_error();
    trigger_error(htmlentities($e['message'], ENT_QUOTES), E_USER_ERROR);
}
$stid = oci_parse($conn, 'SELECT * FROM mahasiswa');
oci_execute($stid);
echo "<table border='1'>\n";
while ($row = oci_fetch_array($stid, OCI_ASSOC+OCI_RETURN_NULLS)) {
    echo "<tr>\n";
    foreach ($row as $item) {
        echo "    <td>" . ($item !== null ? htmlentities($item, ENT_QUOTES) : "&nbsp;") . "</td>\n";
    }
    echo "</tr>\n";
}
echo "</table>\n";
?>

Ujilah script ini di browser anda: http://localhost/coba_oracle.phpCatatan:
Tested on: Ubuntu 12.04 + PHP5 + Oracle XE

Instalasi Zimbra Mail Server on Ubuntu 8.04

Preparasi:
  1. sudo apt-get install bind9 dnsutils file libgmp3c2 libexpat1 libstdc++5 libltdl3 libperl5.8 perl curl libpcre3 libc6 sysstat
  2. Download paket zimbra di: http://cikrak.pnyet.web.id/Zimbra/binary/6.0.14_GA/zcs-6.0.14_GA_2928.UBUNTU8.20110802123301.tgz

Instalasi:

  1. Install DNS dulu misal jatimail.net
  2. tambahkan di /etc/hosts
  3. # echo jatimail.net > /etc/hostname
  4. # /etc/init.d/hostname.sh
  5. # hostname
  6. # sudo su
  7. # tar xvfz zcs*
  8. # cd /etc/src/zcs
  9. # ./install.sh -x (untuk --skipcheckspace)
  10. Jawab (Y)  untuk "License Agreement"
  11. Install zimbra-ldap [Y]
  12. Install zimbra-logger [Y]
  13. Install zimbra-mta [Y]
  14. Install zimbra-snmp [Y]
  15. Install zimbra-store [Y]
  16. Install zimbra-apache [Y]
  17. Install zimbra-spell [Y]
  18. Install zimbra-convertd [Y]
  19. Install zimbra-memcached [N]
  20. Install zimbra-archieve [N]
  21. Install zimbra-proxy [N]
  22. The system will be modified. Continue [Y]
  23. Konfigurasi hostname: pastikan ada MX record di DNS forwardnya misal: mail.jatimail.net
  24. Set password
  25. Save, apply,
  26. Finish

Running:
  1. Untuk administrator: Buka browser dan kunjungi: https://www.jatimail.net:7071
  2. Untuk user: Buka browser dan kunjungi http://www.jatimail.net

Membuat log analyzer di ubuntu 12.04

Siapa tahu ada yang butuh. Tool ini digunakan untuk memudahkan system administrator membaca dan menganalisa system log di ubuntu (server) berbasis Web:

Prerequisities:
  1. Install Ubuntu 12.04 Server
  2. Configure static IP (sudo nano /etc/network/interfaces)
  3. sudo nano /etc/apt/sources.list (uncomment deb and deb-src for extras and partners repositories)
  4. sudo apt-get update
  5. sudo apt-get upgrade
  6. sudo apt-get dist-upgrade
  7. sudo apt-get install pkg-config build-essential autoconf uuid uuid-dev libgtk2.0-dev libperl-dev mongodb mongodb-server php-pear apache2 php5
  8. sudo /etc/init.d/apache2 restart

Instalasi:
  1. Edit php.ini. Biasanya terletak di /etc/php5/cli/php.ini dan /etc/php5/apache2/php.ini. Di bawah Dynamic Extensions: tambahkan: extension=mongo.so
  2. wget libestr.adiscon.com/files/download/libestr-0.1.4.tar.gz
  3. tar xzvf libestr-0.1.4.tar.gz -C /tmp/
  4. cd /tmp/libestr-0.1.4
  5. ./configure --libdir=/usr/lib --includedir=/usr/include --prefix=/usr
  6. make
  7. sudo make install
  8. cd ~
  9. clear
  10. wget http://www.libee.org/download/files/download/libee-0.4.1.tar.gz
  11. tar xzvf libee-0.4.1.tar.gz -C /tmp/
  12. cd /tmp/libee-0.4.1
  13. ./configure --libdir=/usr/lib --includedir=/usr/include --prefix=/usr
  14. make
  15. make install
  16. cd ~
  17. clear
  18. wget http://www.liblognorm.com/files/download/liblognorm-0.3.5.tar.gz
  19. tar xzvf liblognorm-0.3.5.tar.gz -C /tmp/
  20. cd /tmp/liblognorm-0.3.5
  21. ./configure --libdir=/usr/lib --includedir=/usr/include --prefix=/usr
  22. make
  23. sudo make install
  24. cd ~
  25. clear
  26. wget https://github.com/downloads/json-c/json-c/json-c-0.10.tar.gz
  27. tar xzvf json-c-0.10.tar.gz -C /tmp/
  28. cd /tmp/json-c-0.10
  29. ./autogen.sh
  30. ./configure --libdir=/usr/lib --includedir=/usr/include --sbindir=/usr/sbin --prefix=/usr
  31. make
  32. sudo make install
  33. cp -vvv /tmp/json-c-0.10/json_object_iterator.h /usr/include/json
  34. cd ~
  35. clear
  36. wget http://archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/libm/libmongo-client/libmongo-client_0.1.5.orig.tar.gz
  37. tar xzvf libmongo-client_0.1.5.orig.tar.gz-C /tmp/
  38. cd /tmp/libmongo-client-0.1.5
  39. ./autogen.sh
  40. ./configure --libdir=/usr/lib --includedir=/usr/include --prefix=/usr
  41. make
  42. sudo make install
  43. cd ~
  44. clear
  45. wget http://www.rsyslog.com/files/download/rsyslog/rsyslog-7.2.6.tar.gz
  46. tar xzvf rsyslog-7.2.6.tar.gz -C /tmp/
  47. cd /tmp/rsyslog-7.2.6
  48. ./configure  --prefix=/usr --enable-imtcp --enable-mmjsonparse --enable-ommongodb
  49. make
  50. sudo make install
  51. cd ~
  52. clear
  53. wget http://download.adiscon.com/loganalyzer/loganalyzer-3.6.3.tar.gz
  54. tar xzvf loganalyzer-3.6.3.tar.gz -C /tmp/
  55. cd /tmp/loganalyzer-3.6.3
  56. sudo mkdir -p /var/www/html/loganalyzer
  57. sudo cp -R src/* /var/www/html/loganalyzer
  58. sudo cp -R contrib/* /var/www/html/loganalyzer
  59. cd /var/www/html/loganalyzer
  60. sudo chmod +x configure.sh secure.sh
  61. sudo ./configure.sh
  62. cd ~
  63. clear
Menambah group:
Prosedur ini digunakan supaya www-data dapat membaca file syslog

# sudo groupadd logadmin
# usermod -a -G logadmin www-data
# vim /etc/logrotate.conf
modify this line:
create 0664 root utmp logadmin
and
create 0660 root utmp logadmin

Final Configuration and Testing
Open web browser and go to http://localhost/html/loganalyzer to complete the setup

Tested on Ubuntu 12.04

Instalasi snort snort-mysql dan acidbase di ubuntu 12.04

Prerequisites:

1. Install apache, php dan mysql (phpmyadmin jika diperlukan)
2. Setelah mysqlnya terinstall, create user snort lebih dulu

# mysql -u root -p mysql
password:

mysql > create user 'snort'@'localhost' identified by '12345';
mysql > grant all privileges on *.* to 'snort'@'localhost' with grant option;
mysql > quit

Tips:
Pastikan anda bisa login ke mysql lewat user: snort. Just in case, you don't forget what configuration you giving for.

# mysql -u snort -p mysql
password: 12345

mysql > create database snort
mysql > quit


Install snort, snort-mysql dan acidbase:

# apt-get install snort
# apt-get -y install snort-mysql
# apt-get install acidbase

Tips:
(selalu gunakan password yang sederhana dulu untuk memudahkan instalasi. Nanti jika diperlukan, kita bisa ganti dengan password yang lebih kuat)

Instalasi database snort:
# cd /usr/share/doc/snort-mysql
# gunzip create_mysql.gz
# mysql -u snort -p snort < create_mysql
password: 12345

Pengaturan konfigurasi di /etc/snort/snort.conf
# vim /etc/snort/snort.conf

cari:
output database: log

ubah menjadi:
output database: log, mysql, dbname=snort user=snort password=12345 host=localhost

cari:
include database.conf

ubah menjadi
# include database.conf (di non-aktifkan)

Menjalankan snort:
# snort -c /etc/snort/snort.conf -i eth0

Pastikan prosesnya tidak berhenti (tidak kembali ke prompt (#) lagi. (kalo butuh terminal lagi, silahkan buka terminal baru dan jangan menutup terminal ini).
Jika kembali ke prompt, berarti konfigurasinya ada yang salah dan snort tidak akan running. Cek kembali /etc/snort/snort.conf anda

Tips:
eth0 adalah interface yang akan digunakan untuk mensensing serangan:


Proses instalasi acidbase via web browser:

Buka web browser kemudian ketik: http://localhost/acidbase dan ikuti step by stepnya..

Testing:
Jika semua sudah beres (tidak ada pesan error satupun), saatnya menguji apakah snort sudah bisa mendeteksi serangan atau belum.

Serangan paling sederhana adalah ping.. :)

1. stop dulu snort anda tadi dengan menekan ^c (control C)
2. buat dulu aturan (rule) ping di /etc/snort/rules/icmp.rules (ingat ping menggunakan protokol ICMP).
3. Tambahkan aturan ini di baris paling bawah:
alert icmp any any -> any any (msg:"Ada penjahat PING. Waspadalah"; dsize:>0; reference:arachnids,246; classtype:bad-unknown; sid:49911; rev:4;)

4. Simpan
5. Jalankan kembali snort anda
# snort -c /etc/snort/snort.rules -i eth0

6. Buka acidbase anda via browser (http://localhost/acidbase)
7. Dari komputer lain, coba ping ke alamat mesin snort anda dulu.
8. Refresh halaman acidbase di snort anda tadi.. (harusnya sudah ada statistik serangan yang terdeteksi)

Tested on ubuntu 12.04